PAKET

Written By BAGUS herwindro on Mar 5, 2014 | March 05, 2014

Siapa sih yang engga senang kalau nerima kiriman paket ? Paket dari barang yang sudah dipesan via online misalnya, atau paket dari orang-orang tercinta atau paket umroh/haji, asal jangan paket teror bom saja.

Tetapi yang satu ini sangat menjengkelkan dan menguras energi, yaitu paket santet atau teluh atau apa pun namanya yang searti dengan itu.

Nyatanya di jaman seperti sekarang ini masih saja ada hal-hal yang seperti itu. Memang tidak masuk akal namun fenomenanya sangat terasa bagi yang terkena. Entah apa yang ada di pikiran mereka yang berbuat seperti itu hingga tega mentala menciderai orang lain secara nista.

Dan ini sedikit banyak bersinggungan dengan saya meskipun tidak secara langsung beberapa bulan terakhir ini setelah lama tidak bersinggungan sama sekali dengan hal-hal tersebut. Bukan karena saya mengilmui tentang hal itu, sama sekali tidak, namun saya hanya mendapat bagian menjawab pertanyaannya tentang apa kira-kira motif pengirim paket tersebut, toh kalau dinalar tak ada hal yang kuat yang perlu diperebutkan, jabatan, rejeki atau seorang kekasih misalnya, serta tak ada pula yang perlu dibalasdendami karena disakiti hatinya.

Saya kira jawabnya cuma satu bahwa tak perlu ada alasan bagi pendengki untuk melampiaskan kedengkiannya.

Bukankah Gusti ALLAH juga sudah menginformasikan bahwa kita disuruh berlindung dari kejahatan pendengki bila mereka dengki.

----------

Kalau ditelusuri, paket “x” tersebut dikirim berawal dari kedengkian yang identik dengan kebencian, Secara psikhis hal itu berada pada level energy marah dengan skala energy 150 saja, suatu level energu yang sangat rendah. Andai pun kita bias memafkannya dengan tulus,yakinlah bahwa semua paket “x” tersebut akan kalis dengan sendirinya, sebab memafkan itu berada pada level energy psikhis penerimaan dengan skala energy 350. He…he… he… masih ada kembaliannya 200.

Apalagi kalau seseorang bisa menjaga perasaannya dalam kondisi penuh cinta, hening atau bahagia, maka insya Allah paket-paket semacam itu tidak akan sampai meski ada faktur pengiriman he… he… he… [hilang di perjalanan].

Baca juga : BENANG MERAH.

----------

Saya kira tak ada jalan lain untuk berhadapan dengan mereka yang dengki kecuali dengan memaafkan mereka dan terutama untuk diri sendiri haruslah senantiasa menjaga terjaganya perasaan syukur di dalam hati dan sebanyak mungkin menumbuhkan perasaan cinta yang tulus dengan banyak-banyak melayani atau berbuat kebaikan bagi orang lain karena hal itu biasanya membahagiakan. Berat, tetapi kira-kira ya itu salah satu solusi termudahnya.

Semoga Panjenengan dan saya selalu diberikan hati yang terang agar dengki tak sempat mengisi dan semoga pula dilindungi dari kejahatan para pendengki, serta semoga pula kedengkian yang merasuk pada mereka yang dengki segera luruh, lebur dan kalis dari dalam dada mereka dan menjadi welas asih – dari lawan menjadi kawan.


Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihii syaiun fil ardi walaa fissamaa-i wahuwassami’ul ‘aliim  |  Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Share this article :
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment

IG
@bagusherwindro

Facebook
https://web.facebook.com/masden.bagus

Fanspage
https://web.facebook.com/BAGUSherwindro

Telegram
@BAGUSherwindro

TelegramChannel
@denBAGUSotre

 
Support : den BAGUS | BAGUS Otre | BAGUS Waelah
Copyright © 2013. den Bagus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger